Kemaren mungkin menjadi hari yang penuh sejarah buatku. Senin, hari dimana biasa kita mengawali aktifitas seperti yang lainnya. Minggu ini aku mendapat giliran masuk pagi, ya memang di bagianku hanya ada 3 orang dan untuk memaksimalkan makanya di buat 3 shift shift 1 jam 6-14, shift ke-2 jam 10-18, dan shift ke-3 jam 14-22. sebenarnya kantor buka 24 jam namun untuk menekan biaya pengeluaran makanya diminimalis buka dari jam 6 pagi hingga jam 10 malam selebihnya akan dialihkan ke pusat.
Jam 10 kurang 6 menit aku sudah sampai kantor namun reseptionis tiba-tiba menegur dan bilang kalau pada masuk jam 10, awalnya agak bingung tapi setelah di jelaskan bahwa temanku yang seharusnya masuk jam 2 siang sudah datang. Enggak langsung percaya tapi scurity juga mengatakan hal yang sama dan aku tau kedua orang ini ga bakal bohong, untuk lebih meyakinkan lagi reseptionis ini menyambungkan telepon ke ruanganku, dan benar saja kalau disana sudah ada 2 orang, trus gimana... Ya bagaimana lagi aku yang telat otomatis aku yang pulang donk.
Ketika di telepon tadi orang 1 bilang lupa mengabari, paket dan pulsa habis. Lalu bicara dengan orang ke 2 alasannya karena senin-rabu minggu sebelumnya dia masuk malam makanya sekarang masuk middle. Lalu bagaimana nasipku.... Mengapa semuanya jadi seperti ini..., aku langkahkan kaki pulang masih dengan gondok yang belum terkikis sedikitpun bahkan bisa dibilang bertambah besar.
Oke kita cermati dimana kesalahannya. Bagianku ada 3 orang dan 3 shift dan pergantian shift berlawanan jarum jam, sedangkan scurity juga punya 3 shift namun perputarannya searah jarum jam. Bila 2 minggu yang lalu aku masuk malam lalu minggu ini giliranku masuk pagi donk, lalu orang 1 dua minggu yang lalu masuk pagi dan orang ke 2 masuk middle.
Gambarannya gini jika 2 minggu yang lalu:
Pagi orang 1 - middle orang ke-2 - malam aku
Sepertinya minggu ini ga ada masalah, anggap aja begitu
Seminggu sebelumnya;
Pagi orang ke-2 - middle aku - malam orang 1
Karena hari senin dan rabu orang 1 ada keperluan makanya dia tikeran shift dengan orang ke-2. berati setelah perubahan orang pertama masuk pagi aku tetap jam 10 dan orang ke-2 yang harusnya pagi menjadi masuk malam. Namun yang aku dengar katanya orang ke-2 bilang sekalian saja dia masuk paginya kamis-jumat, sehingga posisi ini bertahan dari hari senin sampai rabu, baru hari kamis posisi berubah normal.
Minggu ini;
Pagi aku - orang 1 middle - orang 2 malam
Bener kan urutannya begini...., dan seperti sebelum-sebelumnya senin dan rabu orang 1 minta tukeran karena ada keperluan, oke posisi darurat kembali terjadi tapi ini kan pergeseran hanya aku dan orang 1, bila dinalar aku masuk pagi menjadi masuk middle udah kan beres, tapi mengapa waktu di telepon orang ke-2 bilang kalau minggu kemaren dia habis masuk malam.
Mungkin penalarannya begini hari senin-rabu minggu kemaren orang ke-2 masuk malam, tapi menurut cerita yang aku dengar memang dia mintanya sekalian saja nanti baru kamis-jumat masuk pagi. Sekarang apa enaknya juga kalau sehari malam sehari pagi malah bikin darah rendah. Ada benarnya juga, dan baru hari kamis berjalan seperti biasanya. Oh ya hari kamis posisi berubah lagi kalau yang ini total aku pagi, orang ke-2 middle dan orang 1 malam. Ini karena untuk menyesuaikan dari masuk malam enggak mungkin langsung masuk pagi makanya memilih untuk tukeran denganku.
Kamis sore orang ke-2 sempat bertanya kepadaku mau masuk apa kalau aku terserah mau dimasukkan jam mana pun ga ada masalah, lalu aku bertanya balik sebenarnya yang pagi giliran siapa dia menjawab kalau pagi minggu itu giliran dia ya sudah kenapa bertanya lagi ya dialah yang masuk pagi dan jumat kembali ke posisi normal orang ke-2 pagi aku middle dan malam orang 1.
Di rumah rasa nyeseknya masih, sakitnya tuh disini (sambil nepuk dada dan mijit-mijit dahi)... Sempat juga ibu bertanya ada apa gerangan balik lagi dan aku jawab saja keduluan datangnya, entah ibu ngedumel apa langsung aku tinggal naik ke kamar.
Aku coba tenangin diri, menganggap ini hanya kesalah pahaman hmmmm...., hanya bisa senyum dan bilang sabaaaaar...
Siang berangkat lagi di parkiran di tanyain apa aku salah masuk kok berangkat dua kali, enggak aku tanggapi hanya menjawab seadanya dan aku memilih untuk berlalu. Baru membuka pintu scurity yang jaga pagi ikut menyambutku membantu membuka pintu dan memegangi tanganku sepertinya dia tau yang aku rasakan karena ketika absen beliau sempat bilang "nyeseknya disini ya" (sambil menepuk dada) dan bilang ga usah masuk sekalian saja itu juga di benarkan reseptionis. Aku bukan orang seperti itu, ini tanggung jawab jadi meskipun masih kecewa dengan orang lain tapi kewajiban harus tetap jalan.
Aku tidak langsung masuk, ngadem dulu di depan yang dingin skalian otak biar kagak panas. Hingga orang 1 pulang sebelum absen dia sempat melontarkan kata maaf karena kejadian ini, ya ga ada masalah. Lalu dia sebelum beranjak pergi bertanya besok (selasa) mau masuk apa pagi apa jam 10, terserah saja jawabku seperti biasanya. Jangan gitu ya kalau mau masuk pagi juga gapapa nanti aku yang jam 10 kan yang pagi aku, dia pun berlalu. Dan aku yang masih duduk di depan mulai sibuk dengan pikiranku, apa maksudnya yang pagi aku...
Yo wes lah, dan ketika sore orang ke-2 waktunya pulang dia juga bertanya kepadaku besok mau masuk jam berapa... Masih dengan jawaban yang sama seperti sebelumnya terserah, lha situ mau masuk jam berapa, aku malam juga gapapa. Lha kok terserah nanti kejadian kaya tadi lagi, ya udah aku malam gapapa...
Aiiiih kembali lagi mendapat kata-kata dibalik makna. Ya sudahlah jalani saja yang ada, dan buat seseorang terima kasih sudah mau menjadi tempat sampahku kali ini dan sudi mentertawakan kekonyolan yang terjadi. Hari ini banyak keindahan tercipta yang belum bisa aku nikmati karena egoku yang berlebihan. Aku banyak belajar hari ini :)