2/20/2021

05:21

Tidur yang tidak merasakan tidur, itu sudah biasa buatku. Tapi kegelisahan yang tiba-tiba datang dengan rasa perih di hati seperti sekarang ini, entah karena sebab apa terlebih tiba-tiba terseret di pemukiman seperti pedesaan yang begitu tenang. Aku menyukainya tapi tidak dengan yang kurasakan sekarang, ini di mana....??? Mengapa tiba-tiba saja otakku terseret ke tempat ini...., apa yang ingin di tunjukkan...????

Di luar langit masih gelap, mungkin mentari akan terlambat datang menyapa pagi, terlebih karena hujan semalam yang mengguyur menambah minat untuk tetap terjaga di alam mimpi, namun lihatlah otakku yang tak peduli dengan raga yang masih masih mencoba mengembalikan kualitas tidurnya agar normal kembali berkali-kali terjaga dan sekarang berakhir dengan memandangi awan kelabu dari balik jendela dengan otak yang sudah berkelana menembus dimensi waktu.

Aku belum bisa memaknai mimpi, terlebih makna yang tersirat dari sepenggal cerita yang terlihat. Otakku tidak sampe. Mungkin aku yang terlalu bodoh, atau juga terlalu polos dan tak peduli, namun jujur benar adanya bila aku sama sekali tak mengerti. Coba katakan, jangan hanya memberikan kode karena aku bukan orang yang peka (mungkin memilih mengabaikan lebih tepatnya). Hmmmmm, pagi- pagi judah dibikin ruwet pikiran(20/02/21)

:: ini gimana ceritanya menembus waktu di dua tempat berbeda (sudah seperti inti sel aja deh ah).
Cuuuus mp3 breaking the habit lah