Berulang kali kau menyapa namun tak satupun jawab yang ku ucapkan.
Begitu banyak panggilan masuk di handphoneku namun hanya aku biarkan suara deringan meraung hingga berhenti tanpa ada keinginan sekalipun mengangkat sekedar memastikan siapa gerangan pemilik nomor yang tak kenal menyerah menghubungiku.
Beberapa pesan datang bertubi-tubi namun tak datupun yang aku baca, bahkan membukannya pun tidak sama sekali ku lakukan.
Maaf...
Aku tau kau merindukanku,.
Aku tau kau sangat menghawatirkanku,
Aku mengerti jika kau begitu peduli denganku
Kupastikan aku baik-baik saja, jangan kau resah juga gundah
Biarkan aku begini untuk sementara waktu,
Memahami dan mencoba untuk lebih mengenal diriku sendiri.
Berikan waktu untukku sejenak, hanya untukku sendiri tanpa ada kamu, dia ataupun mereka.
Aku bosan, ingin sendiri dan menyendiri sendiri
Saat ini aku berada dalam lingkaran dunia yang aku buat
Tak ku perbolehkan satu orangpun mendekat apa lagi masuk kedalamnya.
Yaaah, aku egois... malah teramat sangat tak menyenangkan untuk dijadikan teman.
Bukankah kau sudah tau kebiasaan ku yang satu ini.
Tiba-tiba menghilang tanpa kabar dan menutup akses dari dunia luar.
Aku ga mau diganggu saat ini.
Tolong berikan aku waktu untuk sendiri,
Sabarlah sebentar, jika waktunya tiba aku kembali menyapamu.
Kembali mengisi harimu dengan keriuhan dan canda tawa kita bersama
Biarkan aku sendiri dalam kesunyian yang kosong
Mencoba memahami dengan lukisan dalam bayangan
Tunggulah aku kembali,...
Tetaplah tersenyum, jangan merasa sendiri
Karena aku merasakan apa yang kau rasakan, tanpa kau tau itu. (17/06)
untuk seseorang yg tak pernah lelah mencari kabarku
★Ell