Mungkin bisa kau tunjukkan padaku
Kemana aku harus melangkah
Bukan perihal yang salah jika tersesat
Tapi menujumu bukan perkara mudah
Tetap kucari jalannya
Mungkin sudah saatnya aku menyerah sama keadaan, dimana lelah yang teramat sangat menjadi bagian dari pikiranku yang tak lagi bisa berpikir realistis. Langkah ini tak henti terayun mengikuti intuisi mencari keberadaan dirimu, entah sudah berapa kali tikungan terlewati tapi tak ada sedikitpun sisa keberadaanmu disana.
Kemana lagi harus mencari jika tapak kakimu tak satupun tertinggal. Mungkin angin sudah menyapu jejakmu atau menutupnya dengan debu yang dibawa angin. Aku bertanya pada setiap orang yang kujumpai namun mereka bisu, memandang tajam yang aku tak tahu apa arti dari sorot mata itu.
Bukan. Mungkin aku yang kurang fasih mencari, melupakan tempat-tempat sempit di sudut, coba sekali lagi aku telusuri dengan sisa-sisa harap yang masih ada, dan mengindahkan rasa lelah sebelum benar-benar berhenti dari pencarian ini.