"Penasaran"
"Yang tak kenal kan dirimu saja disini. Dalam masalah ini maksute"
"Makanya dari itu biar penilaian obyektif, anggap saja lagi bahas skenario ending mereka. Mumpung kecebur sekalian saja to, katanya dirimu banyak pengalaman seperti ini. Masalahnya aku punya gambaran apakah sama gtu lho"
"Seperti juru ramal saja..nebak ending hehehee. Intermeso sik. Cowok cewek sama non....intine perhatian ki bisa mengalahkan kesetiaan. Jadi siapa yang bisa perhatian sampe selamanya pasti dia yang dapat"
"Emang bisa gitu, kenapa ga berlaku sama aku..."
"Rasa nyaman bisa di buat apa secara spontan datangnya"
"Yo gak instan datangnya...coba saja kasih perhatian terus kaya mas e yang diharapkan.. cereweti terus kaya kebiasanmu ...mesti balik...asal jarakmu dengan pesaingmu sama dekate lo"
"Jarak dengan pasangan sama deket gimana"
"Yang satu LDR yang satu ngadep..."
"Ok kalau yang satu ini aku bisa terima penalaran"
Jika masalah jarak dan perhatian aku sudah angkat tangan karena seberapapun besar perhatian yang diberikan bakalan kalah dengan jarak. Dan ini sudah aku rasakan sendiri jaraklah yang membuat kadar cinta dipertanyakan (sedikit curcor masa lalu), tapi untungnya aku masih tetap bisa jaga meskipun jauh dan sering di bilang bodoh oleh yang lain.
"Lebih dekat mana sekarang jarake"
"Sana... Tapi aku pernah nemuin kasus kaya gini memang ya yang LDR kalah tapi yang dekat pun kalah sama yg laen kok gimana menurutmu.... Aku jadi inget mas pernaah ngalamin kasus kaya gini tapi bedane dia seperti menganggap aku hanya pelengkap di saat butuh sedangkan yang ini dia juga sibuk cari tau tentang aku. Aku sama ni cowok ga pernah lho mas nanya macem-macam termasuk stattus yang dia buat, aku ga pernah nanya sama sekali tapi malah dia yang sering nanya" (curcor lagi)
"Masalah jarak kan jelas ya ini.... Yang deket masih kalah perhatian sama yang laen..apalagi yang jauh mesti semakin kalah."
"Siapa seh non yang gak penasaran sama stattus yang ditulis pasangane..."
"Aku sama ni cow ga pernah penasaran, klo pun penasaran hanya selintas doank udah ga sampe nanya-nanya kok"
"Itu namanya penasaran tapi gak berani tanya... Sori lo kalo salah arti hehehe.... Pengen nanya gak? Asline Kalau ga berani nanya kan secara ga langsung bakal ada rasa dongkol"
"Enggak, sama sekali ga pengen nanya cuma mikir sekilas udah ga ingat lagi"
"Sori yo ...gak bisa gak peduli ketika pas situasi gitu gimana itu"
"Maksudnya gimana..."
"Sama sekali ga pengen nanyaa cuma mikit sekila trus gak ingat lagi...opo namanya yen gak peduli? ...yen bahasamu apa itu...sori yen terlalu kasar aku bilang gak peduli"
"Kan cuma sekilas sekarang jika dirimu baca merasa aneh apa ga mikir, tapi karena penasaran makane langsung tanya kalau ga nyerempet-nyerempet biar ga keliatan lha ini kan enggak cuma inget statttus aneh udah. Kalau orank suka pastinya bakal tanya kan kalau enggak kan cuma nganggep stattus aneh. Gtu maksudku sama ni cowok"
"Huuuu...malah awake dewe koyo wong padu yo. Berarti kan sudah gak suka...? Trus penasaranmu yang mana lagi....."
"Aku jabarin ya memang selama ini aku cerewet sama ni cow semata-mata ingin bantu dia biar pulih jadi dia pasang stattus aneh cuma sedikit mikir dan berlalu beda sama ni cowok aku pasang DP dikomen, stattus yang agak nyeleneh di komen, kalau aku lama ga kedengaran menyapa udah bilang sepi malam ini pun dia juga bilang sepi gara-gara sms ga aku balas dan aku juga ga merasa bersalah ato pengen banget balas sms ni cowok. Ya kan obrolan terakhir aku pengen tau pendapat dirimu dengan hubungan mereka apakah benar bisa jalan ato hanya semu ato gimana gtu lho. Kan lumayan buat tema coretan :D
"Wehhh malah golek nara sumber...royalti jangan sampai ketinggalan hehehe..."
"Hahahahaa... Daripada omong tapi ga ada hasil. Menurut dirimu gimana mas. Ni bahas hubungan mereka lho ya...."
"Kesimpulanya apa sekarang...."
"Ya menurut pendapat pribadimu aja to"
"Gak berani bilang..wong gak deket kok"
"La hubungannya ga disimpulkan ni. Ngapain pake acara deket kan komentator cuma perlu tau ga perlu deket"
"Hubungan apa..."
"Yen ga liat kan ga bisa kasih koment"
"Kan udah liat foto. Emange aku yo liat, namanya komentator kan sebunyi-bunyine menurut pengalaman juga boleh yg penting ada dasarnya"
Dan kali ini ga ada kesimpulan karena keburu pagi dan ngantuk sudah sampai di pucuk kelopak mata. Yang pasti ketika cinta datang cobalah untuk meyakinkan diri jangan sampai hanya sebuah keegoisan dan salah penafsiran membuat luka untuk semuanya. hati tetaplah hati yang rentan dan perlu di jaga untuk itu logika, pikiranlah yang membentengi agar semua bisa berjalan selaras dan bisa tersenyum ceria. Tak perlu memaksakan cinta karena seberapa kuatnya menggenggam malah akan menyakiti yang lain dan memberi ruang kebebasan seluanya suatu saat akan menyakiti dirimu sendiri maka peganglah dengan logika yang akan memberikan takaran agar tak sampai menyakiti, rasakan kehangatan yang merayap hingga kesanubari yang terdalam.
Aku yakin cinta sejati itu ada. percayalah... suatu saat nanti kau akan bertemu jika memang waktunya suda tepat dan itu akan lebih lebih indah dari yang kita bayangkan.