6/12/2015

SisiLain diriku ~ Kepekaan


Sudah lama sebenarnya ingin menyapa mba N, dan menanyakan sesuatu namun lagi-lagi sungkan itulah yang mendasari niatku menguap begitu saja. Membiarkan rasa penasaran ini menghantui dan melayang-layang di otakku. Namun beberapa hari yang lalu ketika hp baru sajaaku hidupkan setelah semalaman mati (kebiasaan baru yang mematikan hp ketika sudah beraiap untuk tidur) mba N menyapaku. Sama seperti sebelum-sebelumnya akumerasakan kesedihan, bahkan beberapa kali aku merasakan kesedihan yang lebih dari ini namun takut untuk menyapa hanya sekedar menanyakan perihal kesedihannya, apakah benar feelingku yang merasakan jika ia saat itu lagi bersedih seperti gambaranku.

Mba N bersedih karena Aqila, putri kecilnya lagi sakit meskipun itu hanya secuil kesedihannya. Awalnya sedikit bingung juga tumben mba N menyapa dan bercerita tentang masalahnya padaku, namun begitu patut berbangga juga karena mendapat kepercayaan itu.

Aku : "Mba jangan sedih terus donk tar Aqila ikut ngerasain sedihnya mba lho"
Mba N : "kerasa sampai mba elly ya aura sedihnya. Hehehheee..."
Aku : "Kebetulan bisa ngerasain saja mba. Ga tau deh bisa gini kenapa, sampe kadang bikin pusing. Mungkin ini kali yang dimaksud harus belajar ngendaliin emosi"
Cerocosku ketika merasakan aura kesedihan ketika ngobrol dengan mba N.
Mba N : "kepekaan mba sudah terasah dengan bagus koq"
Aku : "Mudah-mudahan mba"
Mba N : "amin"
Aku : "Tapi kadang banyak emosi orang lain yang ketangkap mba itu yang belum bisa bendung"
Kadang aura dari mood (emosi) orang-orang yang ada di sekitarku ataupun yang sering berkomunikasi denganku mendesak masuk dan ikut menjadi satu bercampur didalam otakku. Bayangkan kita sendiri saja kadang kewalahan meredam emosi yang lagi ga stabil lha ini malah segitu banyaknya emosi yang datang hingga memenuhinisi kepalaku.

Mba N : "hehe.... kan masih butuh latihan banyak mba. Butuh jam terbang juga mba"
Aku : "Itu kebetulan punya apa memang turunan seh mba klo kaya gini"
Mba N : "nak aku lihatnya si mba udah ada wadahnya"
Aku : "Maksudnya ada wadahnya gimana"
Langsung saja tanpa di komando menuntut penjelasan lebih. Karena takut pemahamanku berbeda dengan maksud yang mba N ingin sampaikan padaku.
Mba N : "udah dari lahir mba ada bakatnya"
Aku : "Ooow gtu"
Antara percaya dan enggak dengan yang barusaja di katakan mba N, masa seh aku punya bakat... yang aku rasakan selama ini bukan sebuah kebetulan ataupun sebuah cerita yang di ciptakan dari imajinasiku semata.
Aku : "Tapi akhir-akhir ini sepertinya meningkat drastis deh. Entah benar apa enggak ya pas jabat tangan sama teman brasa kaya ada yang ngalir trus di pikiranku tu kaya baca apa yang dia rasakan. Tapi cuma bisa ngerasain mba, andai bisa bantu mecahin masalah mereka"
Sebuah harapan jika benar Tuhan memberikan satu kelebihan semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi orang lain.
Mba N : "dulu awal saya juga kayak gitu mba. diasah trus ya mba"
Aku : "Gimana caranya mba...?!"
Inilah pertanyaan yang akhir-akhir ini membayangi pikiranku, bahkan selalu mencoba mencari tahu tentang bagaimana cara yang harus dilakukan.
Aku : "Sering juga lewat mimpi tapi cuma potongan-potongan gitu, ga ngerti deh mimpi apa tapi pas ada kejadian baru tau 'ini pernah ada dalam potongan mijumpi' "
Mba N : "nanti juga tau mba"
Aku : "Trus klo yang sering nhingetin itu apa ya mba"
Mba N : "itu makhluk Allah yang disuruh jagain mba"
Aku : "Ooow gtu... Tapi suaranya kok cow ya"
Mba N : "aq yang dampingi cwo mba"
Aku : "Ooow gtu. Makasih ya mba ilmunya"
Mba : "iya mba. sama-sama mba, aku juga makasih ya mba"
Aku : "Mba yang ceria donk"
Mba N : "Iya mba"
Aku : "Ga usah mikir macam-macam. Lebih baik cuek aja mba"
Mba : "hehe lagi banyak yang dipikirin mba

Dari perbincangan ini aku mulai memahami apa sebenarnya yang sering berkecamuk dalam pikiranku, dari kepala yang sering pusing bahkan sampai uring-uringan sendiri. Bahkan potongan mimpi, feeling yang tiba-tiba datang begitu saja dan seringnya bisa meraskan mood (emosi) dari orang lain meskipun itu hanya lewat percakapan di bbm.
Semoga saja ini berguna untuk diriku dan juga orang lain.


★Ell